Friday, March 28, 2008

Mi wiken : ups and downs – it’s life

My Long weekend (20-23 Maret 2008)… hari kamis seharusnya LIBUR sesuai kalender ya…tapi apa daya secara tempat daku bernaung tak mengenal kalender yang berlaku di Indonesia jadinya tetep masuk dan full day!!!

Jadinya…my long weekend start on Friday…Janjian sama NengQ untuk nengok bumil di daerah serpong yang minta dibawain BreadTalk rupa2 buat calon ponakan qta. Me and NengQ ketemuan di Bintaro Plaza karena itu adalah tempat terdekat yang menyediakan BreadTalk. Sampe di Bintaro Plaza ternyata NengQ baru aja beli sandal jepit elysse warna biru yang lagi discount 40% akhirnya gw ikutan beli yg warna ungu. Abis itu baru qta beli Breadtalk rupa2. Mumpung di Bintaro Plaza gw langsung ke Wendys buat beli Frosty Large…pas banget dey…panas2 makan Frosty yummy….

Lalu…menuju lah qta ke serpong dan pake salah jalan (thanks to me J) Seharian dirumah bumil…mulai dari gossip sampai makan waffle stick dagangannya bumil. Dan yang lebih seru lagi ketemu seseorang yang jadi hot topic nya NengQ. Dan ternyata mereka berdua sangat hobi berantem…

Pulang dari rumah bumil pegel bangetttt, langsung tidurrr…

Saturday – kerumah bunda di setiabudi karena mau nengokin anaknya ami yang baru aja lahir seminggu sebelumnya. Sampe dirumah bunda pastinya udah ada Bunda, Papito, K2 rini, K2 Titis, dan Ijal. Ga lama abis telepon amid an mastiin dia ada dirumah qta ber7 langsung berangkat ke daerah Bintara. Sampe disana ternyata anak dan istrinya ami masih dijalan…jadi nunggu dulu.

Sambil nunggu (kebetulan karena ami mau ngadain akikah) qta disuguhin snack dan gulai kambing…kenyang trus ga lama anak dan istrinya ami dateng… Nama anaknya ami – Hanna Maulidiyanti Shakira. Cantik pastinya dan untungnya Cuma hidungnya yang mirip banget sama ami :-P

Ga lama abis itu qta permisi pulang….karena papito mau bikin kepiting saus lada hitam, qta menuju pejompongan buat cari kepiting seger. Ternyata pas sampai ditempatnya kepitingnya ga ada yang seger terus maharani pula…

Bunda dan papito memutuskan untuk cari di GrandLucky aja sekalian belanja yang lain2. Sampe di GrandLucky udah ada itok dan k2 Ninit. Belanja2 dan terus pulang ke rumah dan mulai masak – memasak. Gw bantuin k2 rini memandikan kepiting2 dan juga memasukkan ke penggorengan by papito command. Ade, k2 tits, Debbie bantu ulek2 cabe…papito yang eksekusi nya…hi hi hi…

Abis itu eating timeee….wangi banget saus black pepper nya, yummy!!!

Selesai makan qta main ular tangga abis itu main monopoly jadul yang qta beli di booth cemal cemil @ grandlucky.

Papito, K2 Rini, Ijal dan Itok jadi pemainnya, webbie dan K2 Ninit jadi watcher yang curang2, me and ade jadi banker…Seru banget…mulai dari tajir sampai bangkrut, mulai dari cerdas sampe jadi rada bodoh…

Hi hi hi…

Karena sudah jam 10 malam, me and ade we got to get home karena ga rencana nginep…

Rencananya hari minggu daku mau stay home and watch some dvd’s yang udah numpuggh…Gw baru bangun jam 9 itu pun karena bunyi Hp dari saudara tercinta gw yang hobby ngang ngung ngang ngung, si JeQ. Ga sempet ke angkat telepon nya the I noticed I have only 3 missed call from her and an sms from catur. I read the sms, it was from around 2 am isinya kabar bahwa keponakannya yg lagi dirawat karena kecelakaan (luka bakar) kondisinya kritis lagi dan mohon doa. Gw langsung bales sms nya trus looking for dvd to watch. I pick ONCE that recommended by Tasya.

Sekitar jam 11an gw terima sms dari k2 shinta…isinya kabar bahwa ponakan nya catur yang dirawat sudah meninggal dunia. Gw akhirnya telepon catur mengucapkan belasungkawa abis itu janjian sama sodara2 quw di setiabudi bwt ngelayat. Berhubung yg lain tak bisa jadi yang ikutan ke rumah catur Cuma gw, k2 shinta dan Debbie.

What a weekend…I start it by visiting a mother to be that pregnant for about 5 weeks, then visiting another friends that just having a new born baby girl for a week, concluded with a visit of condolence of the lost of a friend's nephew.

luka hati

Sayang….

 

Kenyaataan yang ada sangatlah pahit untuk di terima…….

 

Ternyata merasakan cinta yang terbagi sangatlah menyakitkan hati….

 

Sayang…….aku tulus mencintai kamu……tapi kenyataan hidup kita ini perlahan membunuhku….

 

Ingin rasanya berteriak…aku ngga terimaa….aku marahh…aku ngga suka….aku benci…..

 

Tapi semua itu harus aku pendam di hati yang paling dalam…..karena keputusan bersama mu adalah pilihanku yang harus aku terima apa adanya…

 

Sakitnya hati ini…..sedihnya perasaan ini…..ngga terima nya diriku ini….

 

Sayang……

 

Tak bisakah aku memilikimu seutuhnya….

 

Tak bisakah aku memiliki cinta yang tidak terbagi….

 

Sakitnya melihat perhatianmu tidak sepenuhnya untukku…

 

Aku tahu kamu berusaha untuk adil…

 

Sayang….

 

Tahukah kamu aku menangis melihatmu masih memperhatikan dia…..???

 

Tahukah kamu betapa berat hati ini untuk mencoba bersabar dan ikhlas…..

 

Tahukah kamu kalau aku setiap harinya menangisi sakitnya hati ini….

 

Tahukah kamu betapa perihnya hati ini memendam semua…..

 

Sayang……

 

Aku sayang kamu…….

 

 

Thursday, March 27, 2008

Dear Cinta

Dear Cinta,

 

Apakah memang begini rasanya cinta??? Senang…sedih…manis…sakit…pedih….entah apalagi..semuanya campur jadi satu…..

 

Rasanya hati ini ingin menangis…….

 

Hati ini ingin menjerit….hati ini ngga sanggup…..sakiiittt………..

 

Mencintai dan menyayangi kamu…setulus dan sepenuh hati……sakkiitttt………..

 

Andai aja keadaan kita lebih baik…ngga seperti ini……andai…andai…andaii…..

 

Tuhan……

 

Apakah dia jawaban dari doa ku??? Apakah dia orangnyaa?? Apakah dia yang terbaik??

 

Tuhan…

 

Kalau memang dia yang kau berikan untukku…mengapa kau berikan rintangan sebesar ini??? Apakah ini ujian untuk menguji rasa sayang ku terhadapnya…??

 

Tuhan…

 

Aku menyayangi dia…dan aku berharap dialah jawabannya…..

 

Aku sangat tersiksa dengan kondisi ini….

 

Hati ku sakiitt…..

 

Entah…apa aku sanggup…..menahan semuanya…..

 

Tuhan…

 

Aku mudahkanlah jalan kami…….kalau memang kami di takdirkan bersama………….mudahkanlah….hilangkanlah rintangan yang ada diantara kami………

 

Dear u,

 

I love him so muchhh..

 

I would die for his love…..

 

I can’t stand anymore…..it hurts me so bad….

 

Being with him…makes me a life…

 

I’ll give my last breath for him….just for being with him….

 

I can’t lose him…. I can’t life without him….

 

All I want is him…..

 

I know….

 

The first time i think it just a game…that I have to win…

 

But…time goes by….i know that he loves me…..

 

And so do i…..

 

I love him…with all my heart, body and soul……

 

 

 

Tuesday, March 18, 2008

A to Z about “it” - from us who knows nothing about...

  1. Seharusnya ‘they’ could predict the weather dengan cara memperhatikan cuaca beberapa hari terakhir. Jadinya ga last minute(real minute!) berubah venue.
  2. Funny – untuk acara yang dipersiapkan dari jauh2 hari, di hari H nya ko terlihat sangat tidak siap dan panitia sibuk masing2.
  3. We’re late tapi amazingly qta adalah pengisi acara dan crew tambahan yang dateng lebih dulu (note…we are an outsider to the community).
  4. Karena menghormati yang minta bantuan qta (we love him) qta mencoba untuk do the best!!!
  5. Acaranya bisa dibilang cukup besar tapi ko’ panitia yang bisa ditanya tidak lebih dari 6 orang. Dan Panitia yang lain tak terlihat…
  6. Again acara cukup besar tapi stationary tidak lengkap, que card tidak siap dengan baik – koordinasinya kurang jelas.
  7. Hal kecil memang tapi di setiap event hal kecil ini selalu lebih diperhatikan seperti tempat sampah (trash bag) untuk menampung segala hal yang tak terpakai (yang harus dibuang) agar tak tercampur dengan barang2 yang masih digunakan.
  8. Salah satu pengisi acara sudah jelas ada fashion show dan ada designer yang membawa baju2 yang membutuhkan hanger yang sesuai, tapi semua itu tidak siap sampai designernya sudah datang. Seharusnya sudah bisa disiapkan sebelum designer beserta baju2nya datang, akan lebih menghemat waktu persiapan dan tidak memberi kesan acaranya berantakan.
  9. Last minute rubah venue…otomatis harus mengungsi dari ruang lama ke ruang baru…makin jelas terlihat panitia hanya berapa gelintir saja…dan yang berapa gelintir ini yang sudah terlihat dari pagi qta datang sampai acara itu selesai…padahal mereka pun harus siap2 karena juga jadi pengisi acara. Aneh!!!
  10. Sudah berubah venue tapi lagi2 hanya beberapa panitia yang tampak dan hanya beberapa yang membantu untuk mencari ruangan untuk ruang ganti, ruang istirahat, ruang penyimpanan goodie bag dan semua kebutuhan acara agar lebih dekat dengan panggung.
  11. Lalu…salah satu sponsor yang akan membuka stand untuk jualan sudah datang, karena we have no idea (secara seharusnya qta hanya membantu) dimana posisi mereka diantara lima meja yang tersedia (dimeja yang tersedia tidak ada signing) jadi qta bertanya ke panitia mengingat masalah positioning sponsor itu penting karena mereka sudah sangat membantu. Jawabannya dari panitia adalah terserah dimana saja suruh mereka milih (that’s really not a proper answer)
  12. The clock is ticking dan yang seharusnya jam 7 sudah selesai tapi sekitar jam setengah enam baru acara dimulai – wakakakakak
  13. Teman2 tercinta quw yang menjadi crew reception dan bantu jualan sudah dijanjiin kalau akan ada yang mendampingi dari orang2 “acara” tersebut ternyata tidak satupun ada yang menemani bahakan membantu menyiapkan goodie bag di dekat meja agar proses penukaran lebih mudah. Semuanya akhirnya inisiatif masing2.
  14. Acara ini diliput media tetapi tidak ada panitia yang in charge menyambut media dan mungkin seharusnya punya media release ya….(bukan nya itu hal normal…or Cuma daku saja yang sotoy)
  15. Jam 7 malam pengisi acara dan crew reception tidak bisa meninggalkan tempat sama sekali dan tak ada satu panitia pun yang berfikir kalo semua yang membantu itu manusia yang bisa haus dan lapar apalagi terakhir menyentuh makanan jam 12 siang… terimakasih untuk panitia yang sudah (tidak) perduli…
  16. Ini yang paling lucu dari event yang pernah gw ikutin baru disini daku menemukan seorang Show Director kehilangan kendali atas show nya…sampai beliau terduduk lemas dan akhirnya terpaksa menikmati semua kekacauan yang terjadi.
  17. Ditambah seorang Stage Manager kehilangan kendali atas stage nya dan dengan begitu saja di hijack!!! Lagi2 dengan tatapan yang sudah push up mesti berbuat apa Stage Manager dan Show Director terduduk manis namun miris di salah satu kursi yang tersedia.
  18. Lucu berikutnya…ketika panitia sibuk berfoto bersama artis2 yang datang diikuti oleh para tamu yang datang…(ya gimana orang dikasih contoh)
  19. Yang membuat acara ini bertambah seperti dagelan adalah seksi acara yang telah membuat rundown sedemikian rupa dengan melalui rapat panjang dalam sekejap berubah total tanpa koordinasi jelas…dengan tidak ada satupun yang dapat mengendalikan…
  20. Yang membuat sakit hati adalah harusnya dan normalnya pengisi acara yang sudah confirm didahulukan mengingat semua sejak jam 12 siang sudah melakukan persiapan untuk tampil…bukannya malah acara yang jelas2 tidak tertera di rundown justru bebas tampil.
  21. Clear area….apa panitianya mengerti tentang istilah ini kalo sebuah event sedang berlangsung atau bahkan panitianya (tidak) mengerti kalau mereka panitia? Bisa2nya area tampil menjadi terbatas hanya karena tidak ada panitia yang melakukan clear area padahal semua pengisi acara sudah melakukan latihan dan blocking sebelumnya.
  22. Tentang pembedaan goodie bag untuk VIP dan regular, tidak ada cara yang lebih memudahkan untuk pembagian goodie bag karena goodie bag dibagikan di akhir acara, di mana kupon yang akan ditukarkan tidak ada bedanya antara untuk VIP dan regular.. sehingga haruskah menanyakan, “maaf Pak, Bu, Mbak, Mas, namanya siapa?” atau “maaf, VIP, bukan?” pada saat akan membagi goodie bag untuk mengetahui apakah orang tersebut VIP atau bukan... lagi-lagi, seharusnya ada yang membantu dari “tim” acara tersebut.
  23. Masih tentang goodie bag. Ada baiknya, jika para peserta acara adalah orang-orang yang suka milih-milih, dibuat saja semua kantongan bergambar sama dan berisi sama, sehingga tidak ada kemungkinan untuk menukar-nukar kantongan dengan gambar itu dengan gambar ini, atau gambar anu dengan inu dan menukar majalah ini dengan itu. Semua itu sangat merepotkan, mengingat yang membagikan goodie bag HANYA dua orang SAJA dan penukaran dilakukan secara beramai-ramai.
  24. Lalu tentang kupon. Kenapa kupon tidak dibuat dengan format, bagian yang akan dipotong untuk door prize diletakkan di bagian paling kiri atau paling kanan, sehingga memudahkan menyobeknya pada saat registrasi, mengingat kupon tidak mudah untuk disobek dan posisi bagian yang akan dimasukkan ke bowl ada di tengah-tengah.
  25. Herannya ketika ada media atau photo session dan penutupan acara baru terlihat jelas yang mana panitianya.
  26. Semoga semuanya merasa mereka sukses dengan acara itu kalo buat qta acara yang sedemikian besar tersebut sangat jauh dari sukses. Ini sekedar pendapat dari kami yang tak tau apa2. Terima kasih untuk kesempatan unik yang tak mungkin qta dapat ditempat lain dan tak kan terulang lagi dalam hidup ini…kinda once in a lifetime experience lah…